Kertas bekas dapat kembali menjadi bahan yang bermanfaat jika dipilah sebelum masuk ke proses daur ulang. Cara memilah kertas untuk daur ulang perlu dilakukan dengan teliti agar bahan yang terkumpul memiliki kondisi yang sesuai dan mudah diolah.
Pemilahan sebaiknya dilakukan berdasarkan jenis, kebersihan, serta kondisi kertas. Dengan langkah yang tepat, Anda dapat memisahkan bahan yang masih layak dari kertas yang memiliki lapisan atau kontaminasi tertentu.
Cara Memilah Kertas untuk Daur Ulang
1. Kumpulkan Semua Kertas
Mulailah dengan mengumpulkan kertas bekas dari rumah, sekolah, kantor, atau tempat usaha. Masukkan bahan ke wadah khusus agar kertas tidak bercampur dengan sampah lain.
Selain itu, usahakan kertas tetap kering selama penyimpanan. Kondisi yang baik membuat proses pemilahan lebih mudah dan menjaga kualitas bahan.
2. Pisahkan Berdasarkan Jenis
Kelompokkan kertas kantor, koran, majalah, kardus, dan jenis lainnya secara terpisah. Pengelompokan membantu Anda mengenali karakter setiap bahan sebelum masuk ke tahap pengolahan.
EPA mencantumkan koran, majalah, surat, dan berbagai produk kertas atau kardus sebagai bahan yang dapat masuk ke alur daur ulang tertentu. Namun, aturan setiap program bisa berbeda.
3. Pisahkan Kertas yang Bersih
Periksa kertas satu per satu untuk melihat apakah terdapat minyak, makanan, atau cairan lain. Kertas yang terkena kontaminasi berat dapat memiliki aturan penerimaan berbeda pada fasilitas daur ulang.
Karena itu, pisahkan bahan yang bersih dari bahan yang kotor. Langkah tersebut membantu menjaga kelompok kertas yang akan diproses tetap lebih baik.
4. Lepaskan Benda yang Menempel
Singkirkan staples, klip, selotip, plastik, dan benda lain yang masih menempel pada kertas. Benda tambahan tersebut dapat mengganggu proses pengolahan jika tidak cocok dengan fasilitas yang digunakan.
Kemudian, kumpulkan kembali kertas setelah benda asing terlepas. Dengan begitu, bahan menjadi lebih siap untuk proses berikutnya.
5. Periksa Lapisan Kertas
Perhatikan apakah kertas memiliki lapisan plastik, laminasi, atau permukaan mengilap. Beberapa jenis kertas dengan lapisan tertentu memiliki kemampuan daur ulang yang berbeda sehingga perlu pemeriksaan lebih lanjut.
Selain itu, jangan mencampurkan semua kertas secara sembarangan. Pisahkan bahan yang memiliki karakter khusus sesuai kebutuhan pengolah.
6. Kelompokkan Kardus
Kardus dapat Anda kumpulkan dalam kelompok tersendiri sebelum proses daur ulang. Ratakan kotak kardus agar lebih mudah ditumpuk dan menghemat ruang penyimpanan.
Selanjutnya, lepaskan bahan tambahan yang tidak diperlukan. EPA juga menyarankan agar kotak kardus diratakan sebelum masuk ke program daur ulang.
7. Pisahkan Kertas yang Tidak Sesuai
Tidak semua bahan kertas cocok untuk setiap fasilitas daur ulang. Karena itu, pisahkan bahan yang basah, sangat kotor, atau memiliki lapisan tertentu terlebih dahulu.
Periksa aturan pengelola daur ulang sebelum mengirimkan bahan. Langkah ini penting karena fasilitas berbeda dapat menerapkan ketentuan yang berbeda pula.
8. Simpan Hasil Pemilahan
Setelah proses selesai, masukkan setiap kelompok kertas ke wadah yang berbeda. Beri tanda sederhana agar Anda tidak mencampurkan kembali bahan yang sudah dipilah.
Selain itu, simpan kertas di tempat kering dan terlindung dari air. Untuk referensi tambahan mengenai pengolahan limbah kertas, Anda dapat membaca Pengolahan Limbah Kertas untuk Usaha.
Kesimpulan
Cara memilah kertas untuk daur ulang dimulai dari mengumpulkan bahan, mengelompokkan berdasarkan jenis, memeriksa kebersihan, hingga memisahkan benda dan lapisan yang tidak sesuai. Pemilahan yang baik membantu menjaga kualitas bahan sebelum masuk ke proses pengolahan.
Selain itu, selalu periksa aturan fasilitas daur ulang yang akan menerima kertas. Dengan penyimpanan yang tepat dan pemilahan sejak awal, kertas bekas menjadi lebih mudah ditangani dan dimanfaatkan kembali.
